Banjir Usai, Saatnya Mengembalikan Rumah Menjadi Kinclong



Seperti menjadi tradisi tahunan, beberapa waktu lalu rumah saya yang ada di daerah Surabaya Barat kembali mengalami kebanjiran. Debit air hujan yang tinggi dengan durasi lama, tak ayal lagi mengakibatkan rumah saya yang memang berada di daerah dataran rendah ikut terdampak banjir. Air banjir datang malah setelah hujan berhenti. Datang tak terbendung dari arah belakang dan depan secara tidak terduga.

Banjir kali ini terhitung lebih parah dari sebelumnya. Lemari es di rumah hampir terguling, kasur-kasur terendam, semua peralatan dapur dan makan terendam, koleksi buku yang selamat dari banjir sebelumnya kali ini luput terselamatkan. Banyak barang-barang yang sudah tidak bisa diselamatkan dan dibuang, termasuk kasur, dll.

Air masuk ke rumah sore menjelang Maghrib, dan baru benar-benar surut jam 9 malam. Banjirnya memang hanya sekitar tiga jam. Tapi apa yang ditinggalkan oleh air bah ini membuat kami sekeluarga terjaga hingga jam 2 dini hari. Itu pun, yang kami lakukan bukanlah membersihkan rumah hanya menyurutkan air dari dalam rumah, mengeringkan lantai, dan mengidentifikasi barang yang masih bisa diselamatkan dan digunakan.

Momen yang membuat mengurut dada di momen setelah banjir adalah membersihkan semua perabotan. Udah deh, yang pernah kebanjiran pasti tahu banget perasaan saya. Perjuangan panjang pun dimulai (halah). Saya mau berbagi nih, apa saja yang bisa kita lakukan agar proses bebersih setelah banjir ini lebih mudah dan menyenangkan (haaah, yakin menyenangkan?)

Pastikan Area Rumah Sudah Steril dari Genangan Air
Sebelum memulai proses bebersih rumah setelah banjir. Yang biasanya keluarga kami lakukan adalah memastikan seluruh area permukaan rumah (lantai) sudah steril dari genangan air. Kalau lantai atau tembok tidak benar-benar kering, nantinya akan lembab dan mudah muncul jamur. Atau kita akan kesulitas untuk menata atau meletakkan perabotan atau barangt-barang yang sudah kita bersihkan.  

Singkirkan Segera Barang-Barang yang Tidak Bisa Diselamatkan
Kita bisa memilah mana barang yang masih bisa diselamatkan dan digunakan atau mana yang tidak. Segera singkirkan barang yang sudah udah tidak bisa digunakan lagi. Dengan begini kita bisa lebih mudah membersihkan rumah. Pastikan jangan sampai kita membuang barang yang sebenarnya masih bisa kita perbaiki atau dialihfungsikan. Di tahapan ini beneran kudu tega kita mah. Karena mungkin saja dari sekian banyak barang, ternyata ada barang kesayangan kita.    

Kumpulkan Perabotan yang Perlu Dibersihkan Berdasarkan Fungsi
Yang kami lakukan kemarin adalah mengelompokkan barang-barang yang harus dibersihkan sesuai jenis dan fungsi. Pakaian, sprei, dan jenis kain lainnya dalam satu kelompok yang harus segera diberikan ke laundry. Perabotan plastik dengan plastik, kayu dengan kayu, stainless dengan stainless, peralatan makan dengan peralatan makan, dan lain-lain. Ini sangat memudahkan kita saat membersihkan barang-barang itu. Karena setiap jenis barang tentu akan memerlukan treatment yang berbeda pula.   

Bersihkan Tempat Menyimpan Perabotan Bersih Dulu
Kemarin itu, ada satu rak perabotan yang isinya alat makan dan barang-barang plastik, semacam Tupperware dan Moorlife, yang terendam air banjir. Yang kami lakukan adalah mengeluarkan semua barang-barangnya, dan membersihkan rak itu. Raknya harus benar-benar bersih dan kering baru nantinya akan barang-barang yang sudah dibersihkan diletakkan di sana.   

Bagi Tugas Membersihkan Perabotan
Saran saya sih, bagi tugas untuk membersihkan barang-barang. Ada yang bagian sabun, bilas, dan mengeringkan. Itu kalau barangnya bisa dicuci. Kalau misal barangnya hanya bisa dikeringkan saja, maka kita juga harus memastikan ada orang yang khusus handle masalah itu. Kalau ga ada pembagian jelas, takutnya nanti capeknya ga merata hehehe... Karena beneran deh, pekerjaan membersihkan rumah setelah banjir itu benar-benar melelahkan.

Salah satu alat yang berguna sekali di masa-masa darurat seperti ini adalah spons, kawat, dan sikat dari Scotch-Brite™. Berbagai varian produk Scotch-Brite™ bisa diaplikasikan untuk beragam barang.

Sabut Spons Hijau Scotch-Brite, kami gunakan untuk membersihkan barang-barang semacam panci, penggorengan, dan alat-alat masak sejenis. Kami juga menggunakan spons ini untuk membersihkan bekas air banjir di pagar rumah.



Sabut Spons Tempat Makan dan Minum Anak Scotch-Brite kami gunakan untuk membersihkan perabotan makan yang berbahan plastik, semisal tempat bekal makan, gelas dan piring plastik, botol minuman, dll. Spons jenis ini lebih lembut, dan ada juga yang berbentuk panjang sehingga memudahkan kita untuk membersihkan botol yang penampang permukaanya kecil.

Sabut Spons Anti Gores Scotch-Brite, kami gunakan untuk membersihkan barang-barang yang anti gores, wajan teflon, gelas dan piring kaca, koleksi porselen dan keramik, kaca meja, dll. Semua barang yang membutuhkan treatment lebih lembut pokoknya sih.

Saya menggunakan Sikat Sudut Scotch-Brite™ juga untuk menghilangkan bekas banjir yang menempel di dinding dan lantai, ujung-ujung lemari, kamar mandi, toilet, dll. Intinya sih kudu kinclong dari atas, bawah, sampai barang-barangnya.

Oh ya, kalau memang kita memiliki Scotch-Brite™ di rumah, jangan sampai salah pemakaian dan penyimpanan ya. Jangan sampai spons yang kita gunakan untuk membersihkan barang-barang dari kotoran, malah menjadi menyimpan kuman tersembunyi. Simak yuk, tips dan petunjuk pemakaian di bawah ini.       


Petunjuk Pemakaian Sabut Spons Scotch-Brite™  : 
  • Basahi sabut spons dengan air dan beri sabun pada bagian SPONS
  • Remas sabut spons hingga berbusa
  • Gunakan sisi SABUT untuk mencuci barang sesuai peruntukan SPONS
  • Setelah selesai mencuci, bilas sabut spons dan letakkan di tempat yang kering



Semoga bermanfaat
Neng Nunung



20 comments:

  1. Aku udah lama pake Scotch-Brite dan baru tau ternyata ada sikat sidunya ya?

    ReplyDelete
  2. Scotch Brite jadi sahabat para ibu ya...btw saya juga mengalami banjir hebat seperti ini, semoga ada hikmah dibalik itu ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah pasti ada hikmahnya mbak...

      Delete
  3. Aku dulu juga pernah kebanjiran masuk rumah, jadi deh mengungsi ke lantai 2. Berkali-kali kena banjir sofa dan lemari jadi rusak hiks.
    Scotch Brite membantu sekali ya membersihkan perabotan yang kotor usai banjir. Aku juga pake :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kerasa ya mbak, apalagi kalau barang-barang yang udah terendam beberapa jam, cepet banget ilang pakai Scotch Brite...

      Delete
  4. Selamat bersih bersih �� pekerjaan makin ringan dengan Scotch Brite ya ��

    ReplyDelete
  5. Yang semangat ya mbak, ikut sedih rumahnya kena banjir. Daerah tempat saya tinggal juga kalo ujannya besar wah, banjir sudah tidak bisa dihindari.

    Setidaknya ada Scotch Brite nih, beban bersih-bersih jadi lumayan ringan ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak ^^

      lebih ringan kalau pakai Scotch Brite ^^

      Delete
  6. Lokasi rumahnya memang rendah atau gimana Mbak, bisa kedapetan banjir tiap tahun?

    ReplyDelete
    Replies
    1. rendah mbak Armita, jadi tempat jatuhan air dari sekitar :)

      Delete
  7. warnanya yang ceria jadi semangat cuci piring ya hahaha

    ReplyDelete
  8. senangnya punya scotch brite di dapur :)

    ReplyDelete
  9. Banjir memang lagi di mana-mana, Mbak. Tipsnya bisa saya kasih ke sodara yang kena banjir nih ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. ^^ intinya mah kudu kerja sama, kalau sendiri bebersih setelah banjir capeknya tingkat internasional hehehhe

      Delete