Jangan Jadi Generasi Kurang Piknik

Rutinitas sehari hari kadang menjebak kita dalam kepenatan yang luar biasa. Baik secara fisik, pikiran, dan perasaan. Kadang kita tidak merasa itu sebagai sebuah beban, karena menganggapnya sudah biasa dilakukan setiap hari.
Pagi bangun, persiapan ke kuliah atau kantor, sarapan, perjalanan yang macet, kuliah padat atau pekerjaan yang tak henti hentinya, bertemu dosen atau atasan yang yaaah gitu lah, lembur atau kegiatan lainnya, perjalanan pulang yang macet, istirahat dan begitu terus setiap hari. Apakah kita bosan? Mungkin kita sempat merasakan bosan, tapi jabakan maya itu membuat kita terus melakukannya dengan "senang hati".
Nah apa jadinya jika itu berlangsung terus? Karena kita diciptakan bukan sebagai robot, tentu ada satu masa kita merasa hang, perlu di restart. Itu berarti kita sudah menjadi generasi kurang piknik hehehe... Apa sih bahayanya kalau kita kurang piknik?

Bahayanya kalau kita kurang piknjk atau refreshing itu bisa dilihat saat kita gampang marah, stres yang berkepanjangan, bawaannya baper (sensitif), ujung ujungnya akan berpengaruh juga ke produktifitas. Produktifitas akan menurun. Itu mengapa semua harus seimbang antara jalan jalan alias piknik alias refreshing dengan rutinitas.
Naah... Saya mau ngasih tips nih buat yang pengen refreshing tapi dananya ngepas atau waktunya terbatas. Check it out yaaah...
1. Yang pertama dan utama rencanakan waktu liburan. Tanggal kita mau libur atau cuti, anggarannya, dll. Ini penting kalau kita mau liburan ke luar kota. Usahakan tentukan waktu liburannya jauh hari sebelum hari H. Kenapa? Booking tiket dan penginapan biasanya lebih murah kalau jauh jauh hari.
2. Kalau dirasa budget ga cukup untuk ke luar kota atau luar negeri. Coba deh eksplore spot wisata di dalam kota atau dalam negeri. Cari lokasi yang belum pernah kita kunjungi. Jangan pilih tempat wisata yang mainstream, biasanya yang mainstream dan jadi destinasi wisata lebih mahal ratenya.
3. Coba browsing grup grup yang bikin open trip. Cara ini bisa lebih hemat kalau kita mau ke destinasi wisata tapi budget ga terlalu besar. Biasanya ada dua pilihan open trip, meeting point di destinasi wisata atau di masing masing kota. Misal : open trip ke Bromo ada yang kumpul di stasiun di Surabaya atau kota lain ada juga yang ketemu langsung di Bromo. Pilihan ini akan menentukan biaya dari Open Trip. Biasanya semakin dekat meeting point dengan destinasi wisata akan semakin murah.
4. Dan ini cara terakhir yang paling murah (ga juga sih) dibanding yang lain. Temukan waktu me time. Lakukan apapun yang kita suka seharian. Hobby, ke salon, spa, nonton film, belanja, atau apapun yang kita suka. Manjakan diri dan berikan hak diri kita untuk santai sejenak.
Kalau kita bisa menyeimbangkan waktu rutinitas dan piknik atau relaks time, hidup akan berjalan lebih ringan dan tanpa beban. Karena kita menjalankannya bukan sebagai robot. Enjoy your life friends, don't waste it.
Salam,
Neng Nunung

#30DWC #Day11

Comments

Popular posts from this blog

Manisan Pedas ala Pak Tomo ini Bikin Kangen ke Kayoon Surabaya

Di Surabaya, Winona, Wiwien, dan Wike Jadi Buruan & Laris Terjual

Memeluk Hujan